Favorites |
Nurmala Rimadhani. 20th. Psikologi. Hamba Allah :) |
Tia Setiawati Priatna (via karenapuisiituindah)
Tia Setiawati Priatna (via karenapuisiituindah)
(via ekaagustianingsih)
oneng, mala, bocil, ayu :)
perkenalkan namanya dimaswanda bisa dipanggil angga atau gembul. orang ini adalah orang yang berbahaya. bisa bikin seorang perempuan kehilangan kewarasan. hati-hati jangan sembarangan mendekat apalagi menyentuh, nanti kena gigitan perempuan gak waras.
matanya…. begitulah jawaban si perempuan bila ditanya apa yang paling dia sukai dari orang ini. senyumnya…. begitulah jawaban si perempuan ketika di tanya apa yang paling tidak bisa dilupakan dari orang ini. suaranya… begitulah jawaban si perempuan waktu ditanya apa yang paling di rindukan dari orang ini.
dan saat si perempuan ditanya, apakah kamu menyayangi laki-laki ini? perempuan menjawab, “aku tidak menyayangi laki-laki ini”.
lalu saat si perempuan ditanya, kapan kamu melakukan kebohongan terbesar dalam hidupmu? perempuan menjawab, “baru saja”.
apa rasanya ya orang yang saling sayang tapi harus berpisah karena keadaan? ada gak ya yang lebih sedih dari dua orang saling cinta tapi alam semesta gak pernah ngijinin mereka bareng-bareng?
apa rasanya ya orang yang pernah begitu menyayangi kita tiba-tiba bilang kalau dia mau ngebunuh perasaannya untuk kita? ada gak ya yang lebih sakit dari sesuatu yang sebenernya masih bisa di perjuangin tapi malah lebih milih nyerah?
apa rasanya ya saling mencintai tapi bertahan untuk tidak saling memiliki? ini lebih buruk dari sekedar patah hati.
Meila Rosanty (via apriliadwrstn)
musicmate - menjauh
entah siapa yang salah. mungkin kamu. mungkin juga dia. dia yang tidak menerima kamu apa adanya, yang hanya mencintai sifatmu. kamu terpukul dengan perubahan dia yang sedrastis ini. kamu merasa di abaikan, kamu yang masih mencoba sabar dan bertahan walaupun ada perih disana. dia mempertahankanmu tapi tidak memperlakukanmu selayaknya. dia masih ingin bersamamu tapi tidak membuktikan apa-apa padamu. apa ini? apa mereka tidak berjodoh, Tuhan? bagaimana ini? harus di apakan hubungan mereka?
kamu dan dia sama-sama belum dewasa. kamu masih kekanak-kanakan, tapi kamu selalu mencoba menjadi dewasa, mandiri dan tidak manja seperti yang dia mau. kamu selalu memberikan cinta dan kasih sayang untuk dia, walaupun respon dia kurang menyenangkan tapi kamu tetap terus-terusan melakukan itu. kamu itu munafik. tersenyum dengan lebarnya seolah-olah semua baik-baik saja. cih. sudah menderita seperti ini, masih saja kamu menunggu, menunggu dia kembali.
dia merasa dirinya dewasa, merasa semua yang dia katakan adalah benar. dia yang sedang berusaha menerima dan beradaptasi dengan sifat-sifat aslimu, sampai-sampai lupa memperhatikanmu, menanyai kabarmu, sekedar mengingatkan makan atau sekedar memberimu ucapan manis sebelum kamu tidur, seperti yang biasa dia lakukan (dulu).
kamu yang ingin sekali menyerah, menganggap kalau hubungan ini sudah tidak layak lagi untuk dijalani. tapi dia yang meyakinkanmu kalau hubungan ini akan ada masa depannya. kamu dengan mudahnya mengatakan ingin pergi tapi dia yang masih terus selalu mempertahankanmu.
kalian itu sama-sama menyiksa diri. sama-sama gak bahagia. tapi tetep dijalanin.entah apa yang kalian harapkan dari hubungan yang sudah tidak harmonis(lagi) seperti ini.
pasrah memang bukan berarti menyerah, tapi hanya ikan mati yang mengikuti arus air mengalir.
Di saat lu udah ngerasa total, tapi ga ada timbal balik
di saat lu udah introspeksi diri bertanya-tanya apa yang salah, tapi orang-orang sekitar lu termasuk hati lu sendiri mengatakan ga ada yang salah
di saat lu merasa seperti tidak dipercaya dan dihargai
di saat lu ingin dan diminta tetap berada di suatu tempat tapi harus menahan rasa sakit yang muncul di bawah alam sadar lu
di situlah lu merasakan ketidaknyamanan di zona nyaman lu sendiri.
And….. it hurts. Really.
Chatting dengan YM, Putri sulung Ust. Yusuf Mansur bertemu dengan Nabi Muhammad SAW.
Subhanallah :’(
Membangun keluarga hafidz.
Indeed. The afterlife oriented: A real lifetime challenge.
Sebelah darimu menginginkan agar dia datang, membencimu hingga muak dia mendekati gila, menertawakan segala kebodohannya, kekhilafannya untuk sampai jatuh hati kepadamu, menyesalkan magis yang hadir naluriah setiap kali kalian berjumpa. Akan kamu kirimkan lagi tiket bioskop, bon restoran,…
katanya cinta yang sebenarnya itu saat kita punya seribu alasan buat ninggalin seseorang atau sesuatu tapi tetep nyari satu alasan buat bertahan. Kaya fans-fans-nya Liverpool, udah tau Liverpool kalah terus tapi mereka tetep ngedukung dan gak pindah ke club lain. Kaya seorang Dosen yang udah tau mahasiswa dan mahasiswinya gak ada yang merhatiin dia ngejelasin tapi tetep aja dijelasin. Kaya Raffi Ahmad yang bisa dapetin perempuan mana aja tapi tetep cintanya cuma sama Yuni Shara.
Kaya gue…. yang punyaaaa lebih dari seribu alasan buat ninggalin dia, tapi tetep nyari berbagai alasan buat bertahan. Ironisnya, jangankan berbagai alasan, satu alasan aja gue sulit untuk menemukannya.
B.J. Habibie (via daniadandunia)
Ada rasa jera terhadap cinta,
yang akan membuat seseorang memiliki ingin yang berbeda.
Dahulu, aku ingin...
Via/Follow The Beauty of Words Blog
Kalau dipikir-pikir setiap saya mulai mengikhlaskan sesuatu dan berbaik sangka kepada Tuhan,rasanya...